| Korban Puting Beliung Mulai Berbenah |
|
|
|
| Kamis, 26 Januari 2012 09:06 |
|
KOTABUMI – Hingga kemarin, korban angin puting beliung di Kelurahan Tanjungaman, Kecamatan Kotabumi Selatan, dan Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, masih membenahi rumahnya masing-masing. Mereka membersihkan rumah dan merapikan atap rumahnya. ’’Kami masih memasang kembali genting rumah yang hancur terkena puting beliung,” kata Sukma Jaya alias Bewok saat membenahi rumahnya yang rusak berat di RT 3 Lk. 6 Kelurahan Tanjungaman kemarin. Sementara anggota TNI dan Polri membantu korban yang bermukim di Gg. Dadali dan Skip, Kelurahan Tanjungaman, Kotaalam, dan Sribasuki. ’’Kami membantu warga dengan mengerjakan yang kami bisa. Sedangkan pengadaan materialnya berkoordinasi dengan pemkab,” kata Dandim 0412 Lampura Letkol Infanteri Lilik Sudaryani ketika meninjau SDN 3 Tanjungaman kemarin. Senada disampaikan Kasubbag Humas Polres Lampura AKP Zulkifli mewakili Kapolres AKBP Frans Sentoe, S.I.K. Menurutnya, 100 personel Polri diterjunkan guna membantu masyarakat yang menjadi korban angin puting beliung. Sementara Kepala SDN 3 Tanjungaman Hj. Mulyani, A.Ma.Pd. mengatakan, ada tiga gedung yang rusak. Yakni satu gedung berisi ruang kelas 2 dan kelas 5; UKS; gedung perumahan guru; serta gedung perpustakaan sekolah. ’’Gedung yang rusak berat adalah gedung untuk ruang kelas 2, kelas 5, dan ruang UKS,” sebutnya. Sementara ini, masih kata Mulyani, proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Namun, untuk kelas 5 dialihkan pada siang hari. Mengenai perbaikan sekolah, Kepala KCD Pendidikan Kotabumi Selatan Tulki Hendrawan Hasan mengaku telah melaporkan kerusakan gedung SDN 3 Tanjungaman kepada Dinas Pendidikan dan bupati. ’’Untuk sementara, kerugian diperkirakan Rp300 juta,” tuturnya. Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampura M. Amin mengatakan, di Kelurahan Tanjungaman ada 101 rumah rusak. Dua di antaranya rusak berat serta tiga fasilitas umum, yakni SDN 3 Tanjungaman, Musala Al-Ansyor, dan TPA Hidayatul Hidayah. Sedangkan di Kelurahan Kotaalam ada 11 rumah rusak ringan. Sementara di Kelurahan Sribasuki ada 45 rumah rusak. Tiga rumah dinyatakan rusak berat. Untuk korban luka-luka ada lima orang, yakni Linda (38), Edward (38), Musiah (30), Tia (22), dan Erwin (12). ’’Totalnya ada 146 rumah yang rusak,” kata dia. Sementara Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Lampura bersama bupati memberikan 110 paket berisi makanan dan uang saku kemarin. Masing-masing 81 paket di Kelurahan Tanjungaman dan 29 paket di Kelurahan Sribasuki. (rnn/c2/tru) sumber http://www.radarlampung.co.id/ Rabu, 25 Januari 2012 |
|
|
||