| sektor pertanian penyumbang pertumbuhan ekonomi daerah |
|
|
|
| Rabu, 11 Mei 2011 11:39 |
|
Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Lampung Utara Ir. H.M. Rendra Yusfie mengatakan fungsi dinas Pertanian dan Peternakan antara lain, perumusan kebijakan teknis di bidang pertanian dan peternakan, penyelenggaraan urusan pemerintah dan pelayanan umum di bidang pertanian dan peternakan, perumusan dan pelaksanaan tugas serta pelaksana tugas lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.Menurut Rendra, pihaknya memahami tanggung jawab yang sangat berat dalam membangun sektor pertanian dan perkebunan. Sebab, bingkai kebijakan pembangunan yang akan dilaksanakan diharapkan mampu memberi ruang bagi dua kepentingan utama yakni pelaku usaha atau produsen dalam hal ini petani dan peternak, serta konsumen disamping kontinuitas usaha menjaga dan melestarikan daya dukung lahan.
Sejalan dengan visi dina pertanian dan peternakan imbuh Rendra, mewujudkan sektor pertanian dan peternakan yang tangguh, berkelanjutan dan sejahtera yang merupakan perwujudan dari visi pemerintah setempat yakni Lampung Utara yang tumbuh dan berkembang menuju daya saing 2014.Tambahnya, secara mendasar konsepsi nasional pembangunan pertanian dan peternakan ditekankan format revitaliasasi pertanian secara umum yang mencakup beberapa hal strategis diantaranya, ketahanan pangan, peningkatan kemampuan petani termasuk didalamnya kemampuan manajemen pengelolaan pertanian dan lembaga pendukung.Selanjutnya, akses petani pada lembaga permodalan, teknologi dan pemasaran, perbaikan iklim usaha, peningkatan daya saing dan nilai , tambah melalui peningkatan mutu yang secara keseluruhan diharapkan dapat dilaksanakan secara sinergis dan berkelanjutan. Mengingat dinas pertanian dan peternakan mengambil peran sebagai katalisator peningkatan produksi komoditi pangan utama dan sumber pangan hewani dengan upaya perluasan pertanaman komoditi pangan utama padi dengan luas baku lahan sawah tahun 2008 seluas 16.232 Ha, tahun 2009 seluas 17.291 Ha dan tahun 2010 mencapai 18.424 Ha sehingga naik 6,5 persen. Kendati demikian tegas Rendra, agar terus dapat menyediakan komoditi pangan utama seperti padi pihaknya mengupayakan peningkatan luas baku lahan sawah dengan mencetak sawah baru memanfaatkan alokasi dana DAK dan Tugas Pembantuan pada tahun anggaran 2011 dialokasikan sebesar 20 Ha bersumber dana DAK dan 150 Ha bersumber dari dana TP sarana dan prasarana."Peningkatan kemampuan manajemen petani di gagas dalam forum transfer ilmu dan teknologi melalui kegiatan sekolah lapang, studi banding, magang pertanian, pelatihan usaha agribisnis. Penguatan kelembagaan usaha pertanian pada tahun anggaran 2011 dialokasikan dana TP bagi pengembangan UPJA pemula 3 unit, berkembang 9 unit dan UPJA profesional 2 unit," ungkapnya. (*) sumber majalah Lampura Membangun Bappeda Lampung Utara edisi 1 1 april 2011 |
|
|
||