Lampung Utara

Artikel
Lampura Dapat 46.649 Ton Pupuk Subsidi PDF Cetak E-mail
Senin, 22 April 2013 10:50

 

KOTABUMI - Alokasi pupuk subsidi sektor pertanian Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2013 sebanyak 46.649 ton. Hal tersebut sesuai keputusan Bupati Lampura No B/330/23-LU/HK/2013 tanggal 17 Desember 2012 tentang alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di 23 kecamatan se-Lampura.

Selanjutnya...
 
Bupati Zainal Kumpulkan Camat PDF Cetak E-mail
Senin, 15 April 2013 08:51

 

KOTABUMI - Bupati Lampung Utara Zainal Abidin dikabarkan akan beramah tamah dengan kepala satuan kerja perangkat daerah kabupaten setempat, Minggu (14/4/2013).

Selanjutnya...
 
Zainal Resmikan Seragam Akbid An Nur Husada Walisongo PDF Cetak E-mail
Rabu, 10 April 2013 10:07

KOTABUMI - Bupati Lampung Utara Zainal Abidin meresmikan pakaian seragam dan ucap janji mahasiswa Akbid An Nur Husada Walisongo, Kabupaten Lampung Utara, Rabu (10/4).

Selanjutnya...
 
Budidaya Sapi Potong PDF Cetak E-mail
Selasa, 22 Mei 2012 09:14

 

I. Pendahuluan.

Usaha peternakan sapi potong mayoritas masih dengan pola tradisional dan skala usaha sambilan. Hal ini disebabkan oleh besarnya investasi jika dilakukan secara besar dan modern, dengan skala usaha kecilpun akan mendapatkan keuntungan yang baik jika dilakukan dengan prinsip budidaya modern. PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) membantu budidaya penggemukan sapi potong baik untuk skala usaha besar maupun kecil.

II. Penggemukan
Penggemukan sapi potong adalah pemeliharaan sapi dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan berat badannya melalui pembesaran daging dalam waktu relatif singkat (3-5 bulan).


 

Beberapa hal yang berkaitan dengan usaha penggemukan sapi potong adalah :1. Jenis-jenis Sapi Potong.
Beberapa jenis sapi yang digunakan untuk bakalan dalam usaha penggemukan sapi potong di Indonesia adalah :

A. Sapi Bali.
Cirinya berwarna merah dengan warna putih pada kaki dari lutut ke bawah dan pada pantat, punggungnya bergaris warna hitam (garis belut). Keunggulan sapi ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang baru.

B. Sapi Ongole.
Cirinya berwarna putih dengan warna hitam di beberapa bagian tubuh, bergelambir dan berpunuk, dan daya adaptasinya baik. Jenis ini telah disilangkan dengan sapi Madura, keturunannya disebut Peranakan Ongole (PO) cirinya sama dengan sapi Ongole tetapi kemampuan produksinya lebih rendah.

C. Sapi Brahman.
Cirinya berwarna coklat hingga coklat tua, dengan warna putih pada bagian kepala. Daya pertumbuhannya cepat, sehingga menjadi primadona sapi potong di Indonesia.

D. Sapi Madura.
Mempunyai ciri berpunuk, berwarna kuning hingga merah bata, terkadang terdapat warna putih pada moncong, ekor dan kaki bawah. Jenis sapi ini mempunyai daya pertambahan berat badan rendah.

E. Sapi Limousin.
Mempunyai ciri berwarna hitam bervariasi dengan warna merah bata dan putih, terdapat warna putih pada moncong kepalanya, tubuh berukuran besar dan mempunyai tingkat produksi yang baik

2. Pemilihan Bakalan.
Bakalan merupakan faktor yang penting, karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian, kejelian dan pengalaman. Ciri-ciri bakalan yang baik adalah :

  • Berumur di atas 2,5 tahun.
  • Jenis kelamin jantan.
  • Bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm.
  • Tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi tetap sehat (kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit).
  • Pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus.
  • Kotoran normal

 

sumber http://epetani.deptan.go.id

 
Sejarah Dan Sekilas Lampung PDF Cetak E-mail
Kamis, 25 Agustus 2011 10:25

Provinsi Lampung seluas 35.376,50 km2 terletak pada garis peta bumi: timur-barat di antara 105' 45' serta 103' 48' bujur timur; utara selatan di antara 30 dan 45' dengan 60 dan 45' lintang selatan. Daerah ini di sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda dan di sebelah timur dengan Laut Jawa.

Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Selanjutnya...
 


Halaman 1 dari 2

Agenda Kegiatan

Last month Mei 2013 Next month
M S S R K J S
week 18 1 2 3 4
week 19 5 6 7 8 9 10 11
week 20 12 13 14 15 16 17 18
week 21 19 20 21 22 23 24 25
week 22 26 27 28 29 30 31

Login


You are here  : Home Artikel